Kamis, 16 April 2026
Diakses: 6 kali
Pembekalan Personal Hygiene dalam Kegiatan OSKAR: Upaya Membangun Kesadaran Hidup Sehat Santri
Kegiatan Orientasi Santri Kelas Akhir (OSKAR) Tingkat SLTA yang diselenggarakan oleh LP POMAS kembali menghadirkan sesi pembekalan penting bagi santri kelas akhir. Bertempat di Aula Mini, kegiatan yang dilaksanakan pada 15 April 2026 ini mengangkat tema kesehatan diri melalui materi Personal Hygiene Santri. Kegiatan ini menghadirkan narasumber kompeten, yaitu Handono Fatkhur Rahman, M.Kep., Sp., Kep.M.B., selaku Dosen Ilmu Keperawatan Fakultas Kesehatan UNUJA, yang memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan diri sebagai bagian dari kesiapan hidup mandiri.
Kegiatan ini diikuti oleh santri kelas akhir tingkat SLTA dengan jumlah peserta yang disesuaikan dengan kapasitas kegiatan. Pelaksanaan berlangsung secara tertib dan interaktif, di mana peserta tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga diajak untuk memahami praktik kebersihan diri dalam kehidupan sehari-hari.
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberikan pembekalan kepada santri agar memiliki kesadaran yang tinggi terhadap pentingnya personal hygiene, khususnya dalam menghadapi masa transisi dari lingkungan pesantren menuju kehidupan yang lebih mandiri. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menanamkan pola hidup sehat sebagai bagian dari karakter santri yang tidak hanya unggul secara spiritual dan intelektual, tetapi juga sehat secara fisik.
Dalam pemaparannya, Handono Fatkhur Rahman menekankan bahwa kebersihan diri bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga mencerminkan kualitas kepribadian seseorang. “Personal hygiene bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari identitas dan tanggung jawab individu. Santri harus mampu menjaga dirinya, karena itu adalah fondasi utama dalam menjalani kehidupan yang sehat dan produktif,” ungkapnya.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa kesadaran terhadap kebersihan diri menjadi semakin penting di tengah meningkatnya tantangan kesehatan di masyarakat. Santri sebagai bagian dari komunitas yang akan kembali ke lingkungan sosial memiliki peran penting dalam menjaga dan menyebarkan pola hidup sehat. Oleh karena itu, pembekalan seperti ini menjadi sangat relevan untuk memastikan bahwa santri tidak hanya siap secara mental dan akademik, tetapi juga memiliki kesiapan fisik yang optimal.
Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif dalam sesi tanya jawab, di mana santri mengajukan berbagai pertanyaan terkait praktik kebersihan yang benar serta cara menjaga kesehatan dalam aktivitas sehari-hari. Interaksi ini menunjukkan bahwa materi yang disampaikan tidak hanya dipahami secara konseptual, tetapi juga mampu membangun kesadaran praktis di kalangan peserta.
Kegiatan ini menjadi salah satu bagian penting dari rangkaian OSKAR yang dirancang untuk memberikan pembekalan menyeluruh kepada santri kelas akhir. Tidak hanya berfokus pada aspek akademik dan motivasi, tetapi juga mencakup aspek kesehatan dan pengembangan diri secara holistik.
Sebagai penutup, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi titik awal bagi santri untuk membangun kebiasaan hidup sehat yang berkelanjutan. Dengan kesadaran yang kuat terhadap pentingnya personal hygiene, santri diharapkan dapat melangkah ke jenjang kehidupan berikutnya dengan lebih percaya diri, sehat, dan siap menghadapi berbagai tantangan masa depan.
Jl. PP Nurul Jadid, Dusun Tj. Lor, Karanganyar, Kec. Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur 67291
pomas@unuja.ac.id