Peran Pesantren dan Alumni

Bagikan:

Rabu, 15 April 2026

Diakses: 1 kali

Responsive image

Penguatan Peran Pesantren dan Alumni dalam OSKAR: Membangun Arah Masa Depan Santri

Kegiatan pembekalan bertajuk Peran Pesantren dan Alumni yang diselenggarakan oleh LP. POMAS di Aula Mini pada 15 April 2026 menjadi salah satu sesi penting dalam rangkaian Orientasi Santri Kelas Akhir (OSKAR) tingkat SLTA. Kegiatan ini menghadirkan Abu Tholib, M.Kom, selaku Kepala LP POMAS, sebagai narasumber utama yang memberikan perspektif strategis mengenai posisi pesantren dan peran alumni dalam membentuk masa depan santri.

Kegiatan ini diikuti oleh santri kelas akhir tingkat SLTA dengan jumlah peserta yang disesuaikan dengan kapasitas aula. Pelaksanaan berlangsung secara tertib dan interaktif, dengan suasana yang kondusif untuk diskusi dan refleksi. Santri tidak hanya menerima materi, tetapi juga diajak untuk memahami posisi mereka sebagai bagian dari ekosistem pesantren yang memiliki nilai historis, sosial, dan keilmuan yang kuat.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman kepada santri mengenai pentingnya peran pesantren sebagai fondasi pembentukan karakter, serta bagaimana alumni dapat menjadi jembatan antara dunia pesantren dan realitas kehidupan di masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran santri bahwa mereka merupakan bagian dari jaringan besar alumni yang memiliki kontribusi nyata di berbagai bidang.

Dalam pemaparannya, Abu Tholib, M.Kom menekankan bahwa pesantren bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga pusat pembentukan identitas dan nilai kehidupan. “Pesantren membentuk karakter, sedangkan alumni menjadi bukti nyata keberhasilan proses tersebut. Kalian adalah bagian dari mata rantai yang akan melanjutkan nilai-nilai pesantren di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa kekuatan alumni tidak hanya terletak pada jumlah, tetapi pada kontribusi dan integritas yang mereka bawa di berbagai sektor kehidupan. Oleh karena itu, santri sejak dini perlu memiliki orientasi yang jelas, tidak hanya dalam hal pendidikan lanjutan, tetapi juga dalam membangun jaringan dan peran sosial di masa depan.

Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif dalam sesi diskusi, di mana santri mengajukan berbagai pertanyaan terkait pengalaman alumni, peluang karier, serta tantangan yang akan dihadapi setelah lulus dari pesantren. Diskusi ini menjadi ruang reflektif yang membantu santri memahami realitas kehidupan di luar pesantren secara lebih konkret.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam rangkaian OSKAR yang dirancang untuk memberikan pembekalan menyeluruh kepada santri kelas akhir. Tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan wawasan, jaringan, dan kesiapan sosial yang lebih luas.

Sebagai penutup, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran bahwa setiap santri adalah calon alumni yang akan membawa nama dan nilai pesantren ke tengah masyarakat. Dengan bekal pemahaman yang kuat, santri diharapkan mampu melangkah dengan percaya diri, berkontribusi secara positif, serta menjadi representasi terbaik dari nilai-nilai kepesantrenan di masa depan.

Berita Terkait

KH. Moh. Zuhri Zaini Ingatkan Amal Baik Tak Bernilai Akibat Riya'

Kamis, 8 Januari 2026

Ikhlas dalam Ibadah

Jumat, 27 Februari 2026

Peran Pesantren dan Alumni

Rabu, 15 April 2026

Kajian Kontemporer Remaja

Senin, 23 Februari 2026

Jl. PP Nurul Jadid, Dusun Tj. Lor, Karanganyar, Kec. Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur 67291

pomas@unuja.ac.id
© 2023 UNIVERSITAS NURUL JADID