Minggu, 13 September 2026
Diakses: 11 kali
PAITON – Lembaga Pembinaan Pondok Mahasiswa (LP. Pomas) Universitas Nurul Jadid (UNUJA) secara resmi menggelar rangkaian Pelatihan Peningkatan Kompetensi Mahasiswi Santri Pondok Pesantren Nurul Jadid. Sesi ini yang berfokus pada materi Digital Branding ini dilaksanakan pada Sabtu (12/9/2026) bertempat di Aula Mini PP. Nurul Jadid. Kegiatan ini menghadirkan Dosen Teknik Informatika FT UNUJA, Andi Wijaya, M.Kom., sebagai narasumber utama dan diikuti secara antusias oleh para mahasiswi santri.
Pelatihan ini dirancang sebagai langkah strategis untuk membekali para mahasiswi santri dengan keterampilan abad ke-21, khususnya dalam pemanfaatan teknologi informasi dan media digital. Di era keterbukaan informasi saat ini, peran seorang mahasiswi santri tidak hanya sebatas menyampaikan materi keilmuan di dalam kelas, melainkan juga menjadi bagian penting dari perwakilan lembaga yang mampu mengelola dan memperkuat citra positif instansi tempat mereka mengabdi kelak.
Selama sesi yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB tersebut, Andi Wijaya memaparkan secara komprehensif mengenai konsep dasar digital branding, strategi komunikasi visual, hingga teknik pengelolaan konten publikasi. Tidak sekadar mendengarkan pemaparan teori, para peserta juga dibimbing langsung untuk mempraktikkan pembuatan identitas visual dan penyusunan produk branding yang relevan dengan kebutuhan institusi pendidikan.
Dalam sesi pemaparannya, Andi Wijaya menekankan pentingnya kesadaran digital bagi para pendidik muda di era modern.
"Digital branding bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan utama di era informasi. Ini bukan hanya tentang membuat desain atau visual yang menarik, melainkan bagaimana kita mampu menyampaikan nilai-nilai kebaikan, integritas, dan identitas ke pesantrenan secara konsisten di ruang publik digital. Ketika guru tugas mampu mengemas pesan-pesan edukatif secara profesional, maka jangkauan kebermanfaatan dakwah dan pendidikan pesantren akan terasa semakin luas," tegas Andi Wijaya di hadapan para peserta.
Suasana pelatihan berlangsung sangat interaktif dan dinamis. Para peserta tampak aktif berdiskusi, mengeksplorasi ide-ide kreatif, serta berkolaborasi merancang konsep media komunikasi publik. Melalui simulasi dan praktik langsung ini, para mahasiswi santri tidak hanya memahami teori secara konseptual, tetapi juga memperoleh keterampilan teknis yang siap diterapkan di lapangan.
Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, LP. Pomas UNUJA berharap para mahasiswi santri memiliki kesiapan holistik baik dari segi pemahaman keagamaan, kepemimpinan, maupun penguasaan teknologi digital. Keahlian digital branding yang didapatkan diharapkan menjadi bekal berharga bagi para santri untuk membawa pembaruan positif, memperkuat sinergi dengan masyarakat tempat penugasan, serta menjaga nama baik Pondok Pesantren Nurul Jadid. Pelatihan ini sekaligus menegaskan komitmen berkelanjutan UNUJA dalam mencetak kader pendidik yang adaptif, berwawasan luas, dan siap memberi dampak nyata bagi kemajuan masyarakat.
Jl. PP Nurul Jadid, Dusun Tj. Lor, Karanganyar, Kec. Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur 67291
pomas@unuja.ac.id