Bukan Sekadar Menuntut Ilmu, Mahasiswa santri Universitas Nurul Jadid Diajak Menyelami Makna Akhlak dan Tasawuf

Bagikan:

Jumat, 2 Oktober 2026

Diakses: 4 kali

Responsive image

Kajian ini menjadi salah satu bentuk pembinaan keagamaan yang diarahkan untuk memperdalam pemahaman mahasiswa santri universitas nurul jadid mengenai pentingnya akhlak dan tasawuf dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya diajak memahami ajaran Islam dari aspek keilmuan, tetapi juga mengimplementasikan nilai-nilai spiritual dalam perilaku, interaksi sosial, serta kehidupan akademik.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan berlangsung dengan suasana religius dan penuh antusiasme. Para mahasiswa santri universitas nurul jadid mengikuti pemaparan materi yang disampaikan oleh narasumber, disertai penjelasan mengenai konsep akhlak, penyucian hati, pengendalian diri, serta pentingnya membangun hubungan yang baik dengan Allah SWT dan sesama manusia.

K. Muhammad Al-Fayyadl, M.Phil. dalam kajiannya menekankan bahwa akhlak merupakan bagian penting dari pembentukan kepribadian seorang Muslim. Menurutnya, ilmu pengetahuan yang diperoleh mahasiswa hendaknya berjalan beriringan dengan pembinaan hati dan perilaku.

“Belajar akhlak dan tasawuf bukan hanya tentang memahami teori keagamaan, melainkan bagaimana ilmu tersebut mampu membentuk pribadi yang lebih baik. Mahasiswa harus berusaha menjaga hati, memperbaiki niat, serta membiasakan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Lebih lanjut, kajian ini juga menjadi ruang refleksi bagi mahasiswa santri universitas nurul jadid untuk mengevaluasi perilaku dan meningkatkan kesadaran spiritual. Nilai-nilai tasawuf yang dipelajari diharapkan dapat membantu mahasiswa menghadapi berbagai tantangan kehidupan, termasuk dalam menjaga etika pergaulan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kesungguhan dalam menuntut ilmu.

Kegiatan Kajian Akhlak dan Tasawuf ini diikuti oleh mahasiswa santri universitas nurul jadid Daerah Ibnu Arobi (E) sebagai bagian dari upaya membangun lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kedalaman spiritual.

Melalui pelaksanaan kajian secara rutin, Universitas Nurul Jadid berharap mahasiswa mampu menjadikan nilai-nilai akhlak dan tasawuf sebagai landasan dalam berpikir, bersikap, dan bertindak. Dengan demikian, ilmu yang diperoleh tidak berhenti pada pemahaman teoritis, tetapi dapat memberikan manfaat nyata bagi diri sendiri, lingkungan kampus, dan masyarakat luas.

Kajian ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan seorang mahasiswa tidak hanya diukur dari luasnya pengetahuan, tetapi juga dari kemampuannya menjaga adab, kerendahan hati, dan keikhlasan dalam menjalani kehidupan.

Pada akhirnya, ilmu yang disertai akhlak akan menjadi cahaya yang menuntun langkah, sementara hati yang terdidik akan melahirkan pribadi yang membawa manfaat bagi sesama.

Berita Terkait

KH. Moh. Zuhri Zaini Ingatkan Amal Baik Tak Bernilai Akibat Riya'

Kamis, 8 Januari 2026

Mastering Effective Communication & Public Speaking Skills

Rabu, 15 Juli 2026

pendampingan guru ngaji dan kegiatan keagamaan

Minggu, 19 Juli 2026

Kitab Nadhom Safinatun Najah Karya KH. Zaini Abdul Mun'im,

Jumat, 25 September 2026

Jl. PP Nurul Jadid, Dusun Tj. Lor, Karanganyar, Kec. Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur 67291

pomas@unuja.ac.id
© 2023 UNIVERSITAS NURUL JADID